Rabu, 13 Januari 2016

KEGIATAN CSR DALAM PERUSAHAAN

PENDAHULUAN

CSR adalah komitmen dari perusahaan untuk berperilaku etis dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Sebuah perusahaan akan berkembang dengan pesat apabila perusahaan tersebut memiliki  komitmen yang seragam dalam mewujudkan visi dan misinya. Salah satu perusahaan jasa kepelabuhanan di Indonesia yang memiliki visi dan misi menjadi perusahaan terkemuka dan nomor satu dalam pelayanan adalah PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Medan.
Pelindo I yang mengelola Pelabuhan Belawan, Dumai, Belawan International Container Terminal, Tanjung Pinang, Lhokseumawe, Pekan Baru, Tanjung Balai Karimun, Sibolga, Tembilahan, Malahayati, Tanjung Balai Asahan, Kuala Tanjung, Sungai Pakning, Batam, dan Gunung Sitoli. Pelabuhan-pelabuhan tersebut terus berbenah dan berada di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau.
Ada banyak jasa kepelabuhanan yang ditawarkan Pelindo I kepada konsumen dalam negeri dan luar negeri. Seperti disampaikan Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana jasa yang ada saat ini tetap dimaksimalkan. Selain itu Pelindo I akan meningkatkan kapasitas dan kualitas pelabuhan-pelabuhan yang ada dibawah naungan Pelindo I dengan tetap menjaga kualitas layanannya.
Dalam laporan bertajuk Logistics Performance Index  atau LPI yang dirilis World Bank, pada 2014, Indonesia berada pada peringkat ke-53. Dibandingkan 2012, peringkat Indonesia naik karena pada saat itu berada diposisi ke-59. Meski demikian, hingga tahun lalu Indonesia masih berada di bawah negara tetangga khususnya Singapura (5), Malaysia (25), dan Thailand (35).
Karenanya selain memperkuat fasilitas atau infrastruktur kepelabuhanan, manajemen Pelindo I juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia atau SDM. Dalam hal pengembangan SDM ini, perusahaan membangun sebuah budaya atau culture agar semua pegawai yang ada dilingkungan Pelindo I memiliki semangat tinggi untuk belajar dan menjadi yang terbaik.

Pembenahan ke dalam dan ke luar dilakukan dengan seimbang. Pembenahan ke dalam, seperti disampaikan Humas Pelindo I M. Eriansyah  tersedia banyak program pengembangan SDM seperti pelatihan dan pendidikan bagi karyawan Pelindo I baik di dalam maupun ke luar negeri. Pembenahan keluar dilakukan dengan memaksimalkan peran humas dalam mewujudkan CSR (Corporate Social Responsibility) dan menjalin  hubungan baik dengan media cetak maupun media elektronik.
CSR adalah komitmen dari perusahaan untuk berperilaku etis dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, seraya meningkatkan kualitas hidup karyawan dan keluarganya, komunitas lokal dan masyarakat luas. Definisi lain, CSR adalah tanggung jawab perusahaan untuk menyesuaikan diri terhadap kebutuhan dan harapan stakeholders sehubungan dengan isu-isu etika, sosial dan lingkungan, di samping ekonomi.
CSR sebagai sebuah gagasan, perusahaan tidak lagi dihadapkan pada tanggung jawab yang berpijak pada single bottom line, yaitu nilai perusahaan (corporate value) yang direfleksikan dalam kondisi keuangannya (financial) saja. Tapi tanggung jawab perusahaan harus berpijak pada triple bottom lines. Di sini bottom lines lainnya selain finansial ada sosial dan lingkungan.
Dalam konteks pembentukan citra perusahaan, di semua bidang pembahasan di atas boleh dikatakan PR terlibat di dalamnya, sejak fact finding, planning, communicating, hingga evaluation. Jadi ketika kita membicarakan CSR berarti kita juga membicarakan PR sebuah perusahaan, di mana CSR merupakan bagian dari community relations. Karena CSR pada dasarnya adalah kegiatan PR, maka langkah-langkah dalam proses PR pun mewarnai langkah-langkah CSR.
Berbagai kegiatan, peristiwa, bahkan kasus yang melibatkan kepentingan masyarakat semakin menuntut hadirnya pengelolaan public relations yang handal. Dalam kondisi dimana pemerintah dan masyarakat semakin terbuka serta kritis, faktor accountability  setiap organisasi pun selalu menjadi permasalahan utama penampilan citra organisasi.  Terlebih dalam situasi seperti sekarang ini peran PR menjadi sangat krusial. Peran PR dalam mencegah dan menanggulangi masalah internal dan eksternal sangatlah penting dan merupakan jawaban untuk pemecahan masalah yang ada.

Dari jelajah penulis terhadap website Pelindo I di inaport1.co.id beberapa fitur yang ditawarkan paling tidak sudah menjadi wakil dari perusahaan untuk memberikan informasi tentang keberadaan Pelindo I dan jasa yang ditawarkan. Peningkatan peran media massa melalui digital media untuk menciptakan brand perusahaan yang baik pun dimaksimalkan oleh Pelindo I. Untuk lebih memaksimalkan peran Humas dalam mengomunikasikan perusahaan, Pelindo I bisa menggunakan media sosial yang berkembang pesat.
Berdasarkan data dari berbagai sumber menyebutkan bahwa Indonesia masuk ke dalam lima peringkat pengguna media sosial terbanyak di dunia. Sementara data dari Webershandwick, perusahaan public relations dan pemberi layanan jasa komunikasi, untuk wilayah Indonesia menyebutkan bahwa ada sekitar 65 juta pengguna Facebook aktif. Sebanyak 33 juta pengguna aktif per harinya, 55 juta pengguna aktif yang memakai perangkat mobile dalam pengaksesannya per bulan dan sekitar 28 juta pengguna aktif yang memakai perangkat mobile per harinya.

TEORI

Definisi CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. COntoh bentuk tanggungjawab itu bermacam-macam, mulai dari melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perbaikan lingkungan, pemberian beasiswa untuk anak tidak mampu, pemberian dana untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan untuk desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada. Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan fenomena strategi perusahaan yang mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan stakeholder-nya. CSR timbul sejak era dimana kesadaran akan sustainability perusahaan jangka panjang adalah lebih penting daripada sekedar profitability.

ANALISIS

Saat ini CSR sepertinya sudah menjadi bagian dari kegiatan perusahaan yang rutin. Keberlangsungan suatu perusahaan tergantung pada tanggungjawabnya terhadap lingkungan perusahaan yang menjadi sesuatu hal yang harus diperhatikan. Perusahaan harus menjaga kondisi lingkungan perusahaan tetap damai agar tidak terjadi sesuatu yang merugikan perusahaan. Upaya yang biasanya dilakukan perusahaan terhadap lingkungannya adalah dengan memberikan banyak lapangan pekerjaan kepada warga sekitar perusahaan, memberikan kompensasi berupa uang terhadap lahan yang digunakan perusahaan, dan masih banyak cara lain.  Diluar lingkungan perusahaan juga bisa seperti memberikan beasiswa sekolah untuk anak yang tidak mampu, membangun sarana dan prasarana untuk desa tertinggal.
Tentunya CSR mempunyai banyak dampak positif bagi masyarakat. Seperti pembangunan sarana dan prasarana yang bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat, anak yang tidak mampu bisa melanjutkan sekolahnya dengan beasiswa yang mereka terima, mengurangi angka pengangguran.
CSR juga memberikan dampak positif terhadap perusahaan. Perusahaan akan memiliki citra yang baik dimata masyarakat sehingga akan menjadi pemikat untuk calon konsumennya ataupun rekan bisnis perusahaannya. Adanya penghargaan yang diberikan pemerintah melalui CSR Award, membuat banyak perusahaan berlomba – lomba dalam kegiatan CSR.

URL



Tidak ada komentar:

Posting Komentar