Minggu, 01 Mei 2016

keinginan setelah lulus

After I passed my initial choice, that if I become a successful entrepreneur I do not work for anyone else but create jobs for the unemployed in order to reduce unemployment and poverty in Indonesia and can improve the lives of many people.

If I had to choose in addition to being an entrepreneur I would choose to work for the people and country. Devoted my life to the country and better than for the benefit of one person who would destroy the country. So I chose a job as a social ministry in Indonesia, which deal with people fairly and according to law or the ministry of international trade.

Because I think the big companies in Indonesia has become a family enterprise that will only be managed by the people who have the same blood or a lot of money in order to get a position in the company. Therefore no matter how great our ability in subjects in school and baccalaureate levels will never affect for companies that still apply the system of the family in the company.


Especially from it all my desire is when I became a strong law in Indonesia, I want to defend the innocent and to provide protection to those who are weak. Because the law in this country is still weak and can still be manipulated with money. That is a lot of money to escape from the law easily and the weak will be trapped within the law even though it turns out the truth always be above reality.

Tempat yang menarik untuk dikunjungi



I chose at malang city because I had visited the city and see the beauty of nature created by Allah swt. I am interested in the place because of the beautiful view of the mountains that surround the city, examples like Mount Bromo is the main purpose of my visit the malang city.

My first experience of a direct view of Mount Bromo and Semeru always be material because it's what people are beautiful even if only from a distance that has been determined by the manager. but I still feel proud I was able to visit there and feel the sensation surrounding mountains and hills using jeeps, pride, sad and happy all jumbled.




There is still much that I visited in the city of the poor, which is also a wonderful addition to travel Mount Bromo. like travel hill star, omah timber, transport museum, hill Teletubbies, bromo crater,  balekambang beach and Coban rainbow. Everything has a special attraction to visit.

In addition to the many tourist attractions poor town also has a distinctive food, namely malang meatball. While there I tried a whole lot of food that does not exist in jakarta. An economical price support student pocket for a culinary tour, because in Malang prices weigh up snack food that is very affordable.


All that is in malang city made me reluctant to return to Jakarta, because being there is like being at home alone even more convenient. That was my experience who are interested in visiting the malang city.

Selasa, 26 April 2016

Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2




Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2
Nama : Uswatun Hasanah
NPM  : 17212531
Kelas  : 4EA11
 The Devils Wears Prada
Conclusion
A delightfully dishy novel about the all-time most impossible boss in the history of impossible bosses.
Andrea Sachs, a small-town girl fresh out of college, lands the job “a million girls would die for.” Hired as the assistant to Miranda Priestly, the high-profile, fabulously successful editor of Runway magazine, Andrea finds herself in an office that shouts Prada! Armani! Versace! at every turn, a world populated by impossibly thin, heart-wrenchingly stylish women and beautiful men clad in fine-ribbed turtlenecks and tight leather pants that show off their lifelong dedication to the gym. With breathtaking ease, Miranda can turn each and every one of these hip sophisticates into a scared, whimpering child.
THE DEVIL WEARS PRADA gives a rich and hilarious new meaning to complaints about “The Boss from Hell.” Narrated in Andrea’s smart, refreshingly disarming voice, it traces a deep, dark, devilish view of life at the top only hinted at in gossip columns and over Cosmopolitans at the trendiest cocktail parties. From sending the latest, not-yet-in-stores Harry Potter to Miranda’s children in Paris by private jet, to locating an unnamed antique store where Miranda had at some point admired a vintage dresser, to serving lattes to Miranda at precisely the piping hot temperature she prefers, Andrea is sorely tested each and every day—and often late into the night with orders barked over the phone. She puts up with it all by keeping her eyes on the prize: a recommendation from Miranda that will get Andrea a top job at any magazine of her choosing. As things escalate from the merely unacceptable to the downright outrageous, however, Andrea begins to realize that the job a million girls would die for may just kill her. And even if she survives, she has to decide whether or not the job is worth the price of her soul.

10 Kalimat yang mengandung verb dan subject
1.     I  was attempting to navigate around the city streets
2.     I raised a shaking hand to give him the finger
3.     I was forced to leave it hanging between my lips
4.     I snapped my Motorola open—no small feat considering both of my (bare) feet
5.     He screamed out a few highly unoriginal “fuck yous” before weaving forward
6.     I breathed a  sigh of relief
7.     I figured she was probably concerned that everything was going well
8.     before I realized that she’d deliberately hung up because she had provided all of the details
9.     I coached myself
10.                        I ordered a Town Car to take me to the dealership

Senin, 21 Maret 2016

TUGAS SOFTSKILL BAHASA INGGRIS BISNIS 2



Paragraph 3

Third is the sale of goods and services. Sale is the exchange of a product or service for money. A car is sold to someone in exchange for money. Goods are products which people either need or want, for example, cars can be classified as goods. Services, on the other hand, are activities which a person or group performs for another person or organization. For instance, an auto mechanic performs a service when he repairs a car. A doctor also performs a service by taking care of people when they are sick.

Translate :
Ketiga adalah penjualan barang dan jasa. Penjualan adalah pertukaran produk atau jasa untuk uang. Sebuah mobil dijual kepada seseorang dengan imbalan uang. Barang adalah  produk yang dibutuhkan atau diinginkan seseorang. misalnya, mobil dapat diklasifikasikan sebagai barang. Layanan, di sisi lain, adalah kegiatan yang seseorang atau kelompok melakukan untuk orang atau organisasi lain. Misalnya, seorang montir mobil melakukan pelayanan ketika ia memperbaiki  mobil. Seorang dokter juga melakukan pelayanan dengan merawat orang-orang ketika mereka sakit.

Question

9.  What is the profit?
Answer :

     Profit is the money that remains after all the expenses are paid

10. What is the primary goal of business activity?
Answer :

      The primary of business activity is creating an economic surplus or profit

Rabu, 13 Januari 2016

PHK PERUSAHAAN

PENDAHULUAN

Efisiensi Biaya, Indofood PHK 4.000 Karyawan
Ardian Wibisono - detikfinance
Rabu, 14/12/2005 16:55 WIB

Jakarta -Karena alasan efisiensi, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 3.500-4.000 karyawannya hingga akhir tahun ini. Sedangkan sampai bulan Oktober 2005, perseroan telah mem-PHK 2.900 karyawannya. "Sampai akhir tahun jumlah karyawan akan menjadi sekitar 46-46,5 ribu dari jumlah awal sekitar 50 ribu," kata Wakil Direktur Utama Indofood, Fransiscus Welirang dalam paparan publik di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jakarta, Rabu (14/12/2005). Dituturkan Welirang, dari pengurangan karyawan tersebut, perusahaan akan menghemat Rp 80-Rp 100 miliar yang didapat dari selisih gaji. Sedangkan biaya pesangon tahun ini dianggarkan senilai Rp 130 miliar. Dalam pengurangan jumlah pekerja tersebut ada beberapa karyawan yang memang sudah memasuki masa pensiun. Perusahaan saat ini, masih terus mengkaji bidang mana yang dapat dilakukan automatisasi untuk mengurangi beban tenaga kerja. Fransiscus juga menjelaskan, selain mengurangi jumlah karyawan, perseroan juga merekrut karyawan baru. Perekrutan ini untuk sektor perkebunan dan pelayaran yang baru digeluti perseroan dan membutuhkan tenaga kerja baru. "Kita kan tidak status quo, tapi tetap tumbuh. Kita juga tidak memindahkan tenaga kerja ke bidang yang lain, tapi menyerap yang baru," ungkap Welirang. Untuk diketahui, ketatnya persaingan di industri makanan instan telah membuat Indofood mengalami penjualan yang relatif stagnan dalam dua tahun terakhir. Sedangkan laba bersih tergerus oleh tingginya utang dalam valuta asing.
  
TEORI

memang bukan barang haram dalam hukum perburuhan di Indonesia. UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (UU Ketenagakerjaan) mendefinisikan PHK sebagai pengakhiran hubungan kerja karena suatu hal tertentu yang mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara pekerja dan pengusaha.
Secara normatif, ada dua jenis PHK, yaitu PHK secara sukarela dan PHK dengan tidak sukarela. Ada beberapa alasan penyebab putusnya hubungan kerja yang terdapat dalam UU Ketenagakerjaan. PHK sukarela misalnya, yang diartikan sebagai pengunduran diri buruh tanpa paksaan dan tekanan. Begitu pula karena habisnya masa kontrak, tidak lulus masa percobaan (probation), memasuki usia pensiun dan buruh meninggal dunia.
PHK tidak sukarela dapat terjadi antara lain karena buruh melakukan kesalahan berat seperti mencuri atau menggelapkan uang milik perusahaan atau melakukan perbuatan asusila  atau perjudian di lingkungan pekerjaan. Selama ini, alasan PHK karena kesalahan berat itu diatur dalam pasal 158 UU Ketenagakerjaan. Pasal ini pernah diajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi. Mahkamah Konstitusi dalam putusannya menyatakan bahwa kesalahan berat yang dituduhkan kepada buruh harus dibuktikan terlebih dulu oleh putusan peradilan pidana di pengadilan umum.
Selain itu PHK tidak sukarela juga bisa terjadi lantaran buruh melanggar perjanjian kerja, PKB atau PP. Perusahaan yang juga sedang melakukan peleburan, penggabungan dan atau perubahan status, memiliki opsi untuk mempertahankan atau memutuskan hubungan kerja. Nah, untuk konteks PHK tidak sukarela ini, hubungan kerja antara pengusaha dengan buruh baru berakhir setelah ditetapkan oleh Lembaga Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial. Tidak demikian dengan PHK yang sukarela.
  
ANALISIS

Pada prinsipnya, perusahaan bisa melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) dengan alasan efisiensi.
Pasal 164, ayat 3 menyebutkan, "Pengusaha dapat melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap pekerja/buruh karena perusahaan tutup bukan karena mengalami kerugian 2 (dua) tahun berturut-turut atau bukan karena keadaan memaksa (force majeur) tetapi perusahaan melakukan efisiensi, ..." Namun, ini tidak mudah dilakukan kalau tidak disertai bukti-bukti yang kuat.
Bila Anda merasa bahwa salah satu opsi terbaik untuk efisiensi adalah melakukan PHK, langkah-langkah berikut bisa membantu Anda.
Pertama, bacalah Undang-Undang Ketenagakerjaan (Undang-Undang No. 13 Tahun 2003), khususnya Bab XII.
Kedua, bacalah bab yang mengatur pemutusan hubungan kerja pada Peraturan Perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama (bila serikat pekerja ada di perusahaan Anda).
Ketiga, periksalah laporan keuangan perusahaan Anda; apakah ada indikasi merugi selama dua tahun berturut-turut.
Keempat, beritahukanlah kondisi perusahaan kepada karyawan Anda bila benar-benar perusahaan Anda merugi selama dua tahun berturut-turut; berikanlah informasi yang benar kalau memang perusahaan terus merugi.
Kelima, mintalah izin dari Lembaga Penyelesaian Perselisihan Industrial untuk melakukan PHK.
Keenam, hitunglah uang pesangon dan uang penghargaan karyawan sesuai dengan apa yang tertuang dalam Undang-Undang No. 13 tahun 2003 atau Peraturan
Ketujuh, mintalah karyawan menandatangani dokumen ('Mutual Consent') sebagai bukti bahwa karyawan Anda mau menerima PHK.
Kedelapan, mintalah karyawan untuk mengembalikan semua barang milik perusahaan yang dipakai karyawan selama ini.

Kesembilan, persiapkanlah 'Testimonium' (Surat Keterangan Pernah Bekerja) untuk karyawan Anda.
Kesepuluh, buatlah acara perpisahan dengan karyawan Anda dan berikanlah cinderamata untuk karyawan Anda.

URL



KEGIATAN CSR DALAM PERUSAHAAN

PENDAHULUAN

CSR adalah komitmen dari perusahaan untuk berperilaku etis dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Sebuah perusahaan akan berkembang dengan pesat apabila perusahaan tersebut memiliki  komitmen yang seragam dalam mewujudkan visi dan misinya. Salah satu perusahaan jasa kepelabuhanan di Indonesia yang memiliki visi dan misi menjadi perusahaan terkemuka dan nomor satu dalam pelayanan adalah PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Medan.
Pelindo I yang mengelola Pelabuhan Belawan, Dumai, Belawan International Container Terminal, Tanjung Pinang, Lhokseumawe, Pekan Baru, Tanjung Balai Karimun, Sibolga, Tembilahan, Malahayati, Tanjung Balai Asahan, Kuala Tanjung, Sungai Pakning, Batam, dan Gunung Sitoli. Pelabuhan-pelabuhan tersebut terus berbenah dan berada di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau.
Ada banyak jasa kepelabuhanan yang ditawarkan Pelindo I kepada konsumen dalam negeri dan luar negeri. Seperti disampaikan Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana jasa yang ada saat ini tetap dimaksimalkan. Selain itu Pelindo I akan meningkatkan kapasitas dan kualitas pelabuhan-pelabuhan yang ada dibawah naungan Pelindo I dengan tetap menjaga kualitas layanannya.
Dalam laporan bertajuk Logistics Performance Index  atau LPI yang dirilis World Bank, pada 2014, Indonesia berada pada peringkat ke-53. Dibandingkan 2012, peringkat Indonesia naik karena pada saat itu berada diposisi ke-59. Meski demikian, hingga tahun lalu Indonesia masih berada di bawah negara tetangga khususnya Singapura (5), Malaysia (25), dan Thailand (35).
Karenanya selain memperkuat fasilitas atau infrastruktur kepelabuhanan, manajemen Pelindo I juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia atau SDM. Dalam hal pengembangan SDM ini, perusahaan membangun sebuah budaya atau culture agar semua pegawai yang ada dilingkungan Pelindo I memiliki semangat tinggi untuk belajar dan menjadi yang terbaik.

Pembenahan ke dalam dan ke luar dilakukan dengan seimbang. Pembenahan ke dalam, seperti disampaikan Humas Pelindo I M. Eriansyah  tersedia banyak program pengembangan SDM seperti pelatihan dan pendidikan bagi karyawan Pelindo I baik di dalam maupun ke luar negeri. Pembenahan keluar dilakukan dengan memaksimalkan peran humas dalam mewujudkan CSR (Corporate Social Responsibility) dan menjalin  hubungan baik dengan media cetak maupun media elektronik.
CSR adalah komitmen dari perusahaan untuk berperilaku etis dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, seraya meningkatkan kualitas hidup karyawan dan keluarganya, komunitas lokal dan masyarakat luas. Definisi lain, CSR adalah tanggung jawab perusahaan untuk menyesuaikan diri terhadap kebutuhan dan harapan stakeholders sehubungan dengan isu-isu etika, sosial dan lingkungan, di samping ekonomi.
CSR sebagai sebuah gagasan, perusahaan tidak lagi dihadapkan pada tanggung jawab yang berpijak pada single bottom line, yaitu nilai perusahaan (corporate value) yang direfleksikan dalam kondisi keuangannya (financial) saja. Tapi tanggung jawab perusahaan harus berpijak pada triple bottom lines. Di sini bottom lines lainnya selain finansial ada sosial dan lingkungan.
Dalam konteks pembentukan citra perusahaan, di semua bidang pembahasan di atas boleh dikatakan PR terlibat di dalamnya, sejak fact finding, planning, communicating, hingga evaluation. Jadi ketika kita membicarakan CSR berarti kita juga membicarakan PR sebuah perusahaan, di mana CSR merupakan bagian dari community relations. Karena CSR pada dasarnya adalah kegiatan PR, maka langkah-langkah dalam proses PR pun mewarnai langkah-langkah CSR.
Berbagai kegiatan, peristiwa, bahkan kasus yang melibatkan kepentingan masyarakat semakin menuntut hadirnya pengelolaan public relations yang handal. Dalam kondisi dimana pemerintah dan masyarakat semakin terbuka serta kritis, faktor accountability  setiap organisasi pun selalu menjadi permasalahan utama penampilan citra organisasi.  Terlebih dalam situasi seperti sekarang ini peran PR menjadi sangat krusial. Peran PR dalam mencegah dan menanggulangi masalah internal dan eksternal sangatlah penting dan merupakan jawaban untuk pemecahan masalah yang ada.

Dari jelajah penulis terhadap website Pelindo I di inaport1.co.id beberapa fitur yang ditawarkan paling tidak sudah menjadi wakil dari perusahaan untuk memberikan informasi tentang keberadaan Pelindo I dan jasa yang ditawarkan. Peningkatan peran media massa melalui digital media untuk menciptakan brand perusahaan yang baik pun dimaksimalkan oleh Pelindo I. Untuk lebih memaksimalkan peran Humas dalam mengomunikasikan perusahaan, Pelindo I bisa menggunakan media sosial yang berkembang pesat.
Berdasarkan data dari berbagai sumber menyebutkan bahwa Indonesia masuk ke dalam lima peringkat pengguna media sosial terbanyak di dunia. Sementara data dari Webershandwick, perusahaan public relations dan pemberi layanan jasa komunikasi, untuk wilayah Indonesia menyebutkan bahwa ada sekitar 65 juta pengguna Facebook aktif. Sebanyak 33 juta pengguna aktif per harinya, 55 juta pengguna aktif yang memakai perangkat mobile dalam pengaksesannya per bulan dan sekitar 28 juta pengguna aktif yang memakai perangkat mobile per harinya.

TEORI

Definisi CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. COntoh bentuk tanggungjawab itu bermacam-macam, mulai dari melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perbaikan lingkungan, pemberian beasiswa untuk anak tidak mampu, pemberian dana untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan untuk desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada. Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan fenomena strategi perusahaan yang mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan stakeholder-nya. CSR timbul sejak era dimana kesadaran akan sustainability perusahaan jangka panjang adalah lebih penting daripada sekedar profitability.

ANALISIS

Saat ini CSR sepertinya sudah menjadi bagian dari kegiatan perusahaan yang rutin. Keberlangsungan suatu perusahaan tergantung pada tanggungjawabnya terhadap lingkungan perusahaan yang menjadi sesuatu hal yang harus diperhatikan. Perusahaan harus menjaga kondisi lingkungan perusahaan tetap damai agar tidak terjadi sesuatu yang merugikan perusahaan. Upaya yang biasanya dilakukan perusahaan terhadap lingkungannya adalah dengan memberikan banyak lapangan pekerjaan kepada warga sekitar perusahaan, memberikan kompensasi berupa uang terhadap lahan yang digunakan perusahaan, dan masih banyak cara lain.  Diluar lingkungan perusahaan juga bisa seperti memberikan beasiswa sekolah untuk anak yang tidak mampu, membangun sarana dan prasarana untuk desa tertinggal.
Tentunya CSR mempunyai banyak dampak positif bagi masyarakat. Seperti pembangunan sarana dan prasarana yang bisa dimanfaatkan langsung oleh masyarakat, anak yang tidak mampu bisa melanjutkan sekolahnya dengan beasiswa yang mereka terima, mengurangi angka pengangguran.
CSR juga memberikan dampak positif terhadap perusahaan. Perusahaan akan memiliki citra yang baik dimata masyarakat sehingga akan menjadi pemikat untuk calon konsumennya ataupun rekan bisnis perusahaannya. Adanya penghargaan yang diberikan pemerintah melalui CSR Award, membuat banyak perusahaan berlomba – lomba dalam kegiatan CSR.

URL